Kamis, 10 September 2009

Apple Tree....

Diposting oleh Ѽ. PooR pRinZa aPpLe .Ѽ di 06.11.00 0 komentar

aku buka buku catatan kecilku dulu,,, disana terlihat judul yg masih teringat samar dibenakku,,, ku baca lagi lembar perlembar,,, aku lupa dari mana aku mendapatkan kisah ini,,,
samar teringat, aku dapatkan dari sebuah forum yg dulu pernah aku ikuti di dunia maya....
sekali lagi ku baca kembali tiap kata, tiao lembar dan kalimat,,, mulai dari lembar pertama buku kecil yg sedikit terdapat percikan air, bercak berwarna coklat di salah satu sisi halamannya...
Alkisah hiduplah sebatang pohon apel. Disitu ada seorang anak laki-laki yang senang datang dan bermain disekitarnya. Sianak gemar memanjati sampai puncak , menikmati kelezatan buahnya, dan istirahat dibalik bayangannya. Sianak mencintai pohon itu dan sang pohon apel itupun senag bermain dengannya. Waktu berlalu, dan bocah itupun kini beranjak remaja.

Suatu hari sianak itu mendekat kepohon apel sambil bersedih sianak berkata : aku bukan anak-anak lagi aku kini tak mau bermain disekililing pohon, aku butuh mainan dan aku sangat perlu uang untuk membeli mainan itu. dengan perkataan yang tulus sipohon apel berkata, petiklah semua buahku ini dan juallah maka kamu akan mendapatkan uang, Anak itu begitu senang lantas ia petik semua apel dan pergi menjualnya. Ia meninggalkan pohon itu dengan suka cita.

Lama waktu berganti suatu hari sianak datang lagi kepohon apel yang semakin tua. Pohon apel sangat senang sambil mengajak anak itu bermain seperti dahulu. Anak yang kini sudah dewasa itu dengan muka memelas bekata, aku tak punya waktu untuk bermain, kini aku harus mencari nafkah untuk keluargaku, aku perlu sebuah rumah untuk berteduh, bisakah kau menolongku ? Dengan muka penuh haru sang pohon berkata, maaf aku tidak punya rumah tapi kau bisa memangkas batang-batangku untuk membangun rumahmu. Maka denga sigap anak itu menebangi semua batang pohon apel itu dan meninggalkannya dengan rasa bahagia. Pohon itu tampak bahagia melihat anak itu yang juga begitu bahagia.

Walaupun kini sipohon apel kembali hidup kesepian dengan ranting yang mulai keropos. Hari berganti hari ia menanti datangnya si anak untuk bermain dengannya. Dan pada suatu hari dalam cuaca yang panas terik, sianak terlihat kembali mendekati pohon apel yang sudah semakin renta. Pohon apel begitu gembira sambil berkata ayo bermain denganku. Anak itu lantas menjawab, aku kini sedang berduka dan mulai tua, aku butuh perahu untuk berlayar aku ingin bersantai, bisakah kau memberiku sebuah perahu.

Sipohon itu dengan suara yang lemah berkata, tebanglah dahanku dan buatlah perahu maka kau dapat berlayar kemanapun yang kau inginkan. Maka sianak menebang dahan pohon apel dan dipahtnyamenjadi perahu. Dan dia pergi berlayar untuk waktu yang lama. Sipohon kembali kesepian. Akhirnya sianak kembali setelah pergi bertahun tahun . dengan suara yang semakin serak dengan sesekali batuk sipohon apel berkata, anakku kini tak ada sesuatupun dapat kuberikan padamu, tak ada lagi buah-buah apel, tak ada lagi dahan yang bisa kau panjati, yang tertinggal kini hanyalah akar tuaku yang mulai mati, kata sipohon dengan berurai air mata. Anak itu lantas berkata aku tak butuh banyak sekarang, aku hanya ingin beristirahat, aku telah lelah.

Sipohon apel berkata, anakku mendekatlah, akar tuaku adalah tempat terbaik untuk bersandar dan beristirahatlah. Anak itu duduk dan pohon itu tersenyum sambil berlinang air mata.

Pedengar, sesunguhnya ini adalah kisah setiap orang, sipohon itu adalah orang tua kita. Saat masih muda kita gembira bermain dengan ayah dan bunda. Ketika kita dewasa kita tinggalkan mereka dan hanya datang manakala butuh bantuan. Siapapun dan bagaimanapun orang tua, akan selalu memberikan segalanya untuk membuat kita bahagia. Saya yakin anda berpikir betapa kejamnya sianak terhadap pohon itu, tapi sadarkah kita, karena boleh jadi beitulah selama ini cara kita memperlakukan orang tua kita.

Sabtu, 22 Agustus 2009

Brain brain brain.... Cancer...

Diposting oleh Ѽ. PooR pRinZa aPpLe .Ѽ di 21.27.00 0 komentar
biarkan kami hidup bersama,,, bahagiabersama keluarga, anak dan cucu kelak,,,
cinta kami karena-Mu,,,Lillahi ta'ala~Y Rabb,,,, tebal lembar buku,,, bila ku tuliskan setiap kata do'aku untuk-Mu...
kan kuhabiskan waktuku hanya untuk bersyujud pada-Mumemuja-Mu, berdo'a pada-Mu,,, mengejar ridho-Mu
Ya Allah,,, wajah cengir ini,,, apakah kemunafikkanku??lantang, keras getaran pita suara ini sebuah kebhongan diriku??
sungguH,,, kebahagiaanku hanya dari-Mudan hanya pada-Mu aku bersujud...pekenankan do'a hamba,,,

Senin, 22 Juni 2009

buat orang tuaku~

Diposting oleh Ѽ. PooR pRinZa aPpLe .Ѽ di 05.28.00 0 komentar
assalamualaikum ibu, assalamualaikum ayah~
tiap kali, aku selalu sedih... dan gundah...
keinginanku yang satu ini selalu tak kalian restui... kalian larang...
apakah gerangan alasan kalian melarangku~
pertama ayah, aku ingin kuliah di Design grafis di jakarta atau di Pulau Jawa,,,
saatku tuturkan keinginanku itu, kau menyanggah... dengan nada yang kasar... yah aku tau,,, kasar adalah watakmu... tapi tidakkah engkau mengerti perasaanku ayah???
aku mencaciku dengan niat kuliahku itu... aku ingat kalimat'' itu...
kedua, aku menuturkan niatku yang lain untuk berkuliah di IKJ... lagi'' engkau mengucapkan kalimat menyakitkan... (oH Tuhan.... aku mulai bimbang,,, tujuanku melanjutkan setamatku dari SMA hanya itu... kemana aku harus mengejar mimpiku???)

gundah, sedih, bimbang dan pilu hatiku~
sat itu... sebentar lagi semester terakhir sekolah selesai... aku panik....
atas rahmat-Mu Ya Allah, aku putuskan untuk membujuk ibuku~ ini permintaan terakhirku dan paling tidak ini dikabulkan oleh mereka...
aku ingin berkuliah diperguruan tinggi negeri satu''nya di kotaku~ yang letakknya diluar kota, di desa, jauh... sekali....
kuceritakan niatku itu kepada ibu didapur... alhamdulillah ya Allah, Kau buka hati ibuku ini~ aku sangat bahagia, walau terlapis oleh kejengkelanku kepada ayah... kepada mereka... T_T

sejak itu kuputuskan untuk mengikuti intensif... syukur, dengan bujukan,,, ibu mau memasukkan aku ke salah satu program intensif yang dilaksanakan di bimbingan study yang sebelumnya pernah aku ikuti di program regular...

usaha ku keras walau sedikit santai...
disana, aku mendapat bimbingan untuk jurusan mana yang akan aku pilih...

anehnya aku, aku sama sekali tidak memikirkan prospek kedepan jurusan yang aku pilih nantinya... buktinya, tujuan utamaku hanya satu, 2 piilihan lainnya di lembar formulir aku tulis sembarangan... aku ikut IPC saat itu....

Alhamdulillah... dengan Do'a dan usahaku~ namaku tertulis di lembar koran pengumuman SNMPTN, walau sebelumnya aku sudah sangat girang mendapat berita dari teman dan tant3eeku tentang kelulusanku yang mereka peroleh dari internet malam setelah magrib.... aku sungguh bahagia... dan bertekad untuk serius kuliah nanti....

kini... satu tahun sudah aku kuliah di jurusan biologi fakultas matematika dan ilmu pengetahuan alam universitas sriwijaya... masih seperti dulu,,, aku tidak menghiraukan mau jadi apa aku nantinya... hanya satu... dosen keinginanku yang kuat...

tapi... yang aku lalui begitu menyebalkan...
semester 1 aku serings akit, walau orangtuaku tiadk mengetahui,,, saat badanku tak enk,,, aku katakan saja tidak ada dosen (aku berbohong)...... lebih menyebalkan... semester 2... aku terus sakit''an....
sedih... dua UAS praktikum aku tidak ikut... nilaiku hancur.... aku juga nekad mengikuti ujian 1 mata kuliah dalam keadaan sakit... hasilnya pasti nol... aku tak jawab dengan benar satupun soal..


malam ini.... air mata yang sangat menggigit hatiku... kembali hadir...
saat aku tuturkan kalimat "bu, aku ikut STAN lagi yah???"
lantas langsung ibuku menjawab "agh,,, serius saja ke kuliahmu sekarang,,, habiskan uang saja,,, ibu tak ada uang"
lantar ayahku menambahkan "nanti sajalah... selesai kuliah ini dulu, nanti klo mau ikut kuliah lainnya baru"
aku jawab sambil sibuk mengisi KRS SP "ya Allah yaH~ SNMPTN aj 3 kali cm dikasi kesempatan ikutan, apalagi nanti aku S1... itupun klo toQ 4 tahun selesai langsung S1... gmn klo gak"

semua terdiam... ku menahan tangis, takut KRS SP ku basah lantaran air mataku menetes...

selesai semua,,, aku masuk kekamar... dengan wajah kaku menahan tangis...
ku kunci kamar,,, dan dahiku mengkerut... menangis... sakiiiiiT~
kenapa keinginanku selalu seperti ini...
dari awal aku tidak pernah mendapat motivasi untuk masa depanku...
seandainya dari awal aku boleh ke desain grafis atau IKJ... mungkin tdk seperti ini...
aku pasti bahagia disana, dengan teman yang sama sekali tidak ada yang aku kenal... mendapat ilmu yang memang benar'' sudah tertulis didalam buku di jiwaku~ berbeda dengan sekarang... jurusan, fakultas, universitas.. yg sblmnya sma sekali tidk ada terlintas di benakku untuk menekuninya... aku ingin bahagia dengan semua keinginanku~ apakah keinginanku ini salah??? apakah ini dosa??? ya Allah... aku takut..... aku menangis menekan nafasku~ sakiiiT~...


ku tempelkan dahiku ke lutut... semua bajuku basah... keringat, dan air mata...

kalau begini caranya... YA ALLAH... berikan aku sakit yang paling sakit.... hingga aku tak bisa apa''.... biar aku menderita... lebih menderita....
tutup telinga-Mu... jangan hiraukan jeritanku...
aku lelah.... aku memang manusia lemah....
aku sadar... aku masih seorang anak yang selalu menengadahkan tangan setiap pagi.... yang bisanya menghabiskan uang orang tua, merepotkan orang tua.... sedangkan aku sendiri tidak merasa bahagia dengan semua yang aku lakukan....
tawaku~ bagai topeng yang terbuat dari baja, tak akan pernah rapuh dihinjak sekalipun...
senyummu seolah hanya sebagai senyum penggoda,,,
mungkin ibu tak menyayangiku sepenuh hatinya sebagai seorang ibuku~ mungkin ayah hanya merasakan keterpaksaan dalam mencukupi semua kebutuhanku sebagai kepala keluarga... mungkin kakak perempuanku, sama sekali tidak pernah menyayangiku~ mb' ku~ yah dia tak menyayangiku~ semua itu aku rasakan dari cara dia memperlakukanku~ adikku~ hanya sebagai penghalang dan perampas kasih sayang dan kepedulian orangtuaku yang selama ini kental menjadi mencair bagaikan air yang kental karena pekatnya gula kini menjadi air putih yang tawar diujung lidah.... teman''ku~ tidak ada yang peduli terhadapku~ sekalipun yang katanya keluarga, kita satu atau sahabat dengan untaian kata manisnya akan sahabat... semua seakan membenciku~ kebencian yang mereka tutupi hanya karena rasa kasihan atau tuntutan budi baik...??? agh~ aku ingin sendiri... terdampar.... terkapar.... di sebuah ruang, dengan dinding serba putih... mata terpaku tanpa tatap pandangan,,, seakan sadar tapi tak sadar... mata seakan menantang cahaya lampu putih dihadapannya.... air mata menetes,,, tak ada yang menghapusnya dari wajahku~

tanpa keluarga, saudara, teman, bahkan Tuhan disisiku~

Ya Allah aku bosan....
air mata ini hanya terasa asin,,, tidak pernah berubah....
sama seperti rasa hidupku~

Lailahaillallah~
astaghfirullah~
Innalillahi wa innailaihiraaji'un~

pRinZa Facebook

 

PooR pRinZa aPpLe Copyright © 2010 Design by Ipietoon Blogger Template Graphic from Enakei | web hosting