hari ini hari kesekian (entah yang keberapa gak hitung) semenjak tanggal 4 juli lalu mulai di Laboratorium Forensik...
bosan bila duduk diam menunggu tak ada kerjaan, dan seru binti asik bila ada kerjaan...
di labor aku dapetin suasana yang bagi aku menyenangkan, bahkan sangat menyenangkan...
sedang pekerjaan yang seperti ini dan suasana ramah seperti ini bikin betah, jadi pengen banget kerja disini... di labfor cab palembang... tapi.... apa pantas aku kerja disini? aku kan jauh dari pintar, cupu punya... :(
tempat kerja yang nyaman, sesuai yang aku inginkan... kerja di bidang yang benar'' aku sukai n yang pasti sesuai dengan ilmu yang aku punya... biologi ada campuran kimianya sedikit sih... :D
daripada aku kerja dengan punya gelar S.Si eh kerjanya di bidang yang jauh dar itu... aku mau ilmu yang aku dapat bermanfaat...
LabFor... target kesekian dari sekian banyak pekerjaan impianku... :D
semoga aku diberi kesempatan kerja di labfor... amiiiN~
beruntung sekali bila aku bisa kerja disini... ehehihihihihihi~
Tampilkan postingan dengan label My Memories. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label My Memories. Tampilkan semua postingan
Kamis, 14 Juli 2011
Kamis, 23 Juni 2011
Kepergian Ayah
ku menangis dalam mimpi, tangis bahagiaku karena ayah kembali
ku menangis dalam kesadaran, tangis sedih... aku terbangun dan semua itu hanyalah mimpi
hingga saat ini aku masih menginginkan ayahku, tapi aku tak boleh meneruskan kesedihan
aku ingin dia bahagia disana
aku tak bisa berbuat apa-apa lagi bersamanya, yang aku bisa hanyalah terus mengirimkan do'a untuknya
dengan bertemu dengan-Nya, aku bisa menitipkan salamku untuknya "ayah"
aku yakin ayah mendengar semua, aku yakin Tuhan menyampaikan semua do'a seorang anak
tak ku sesalkan kematiannya, ku ikhlaskan kepergiaanya... agar dia bahagia
"Tuhan, tempatkan ia ditempat mulia, diantara orang-orang beriman" amin
semenjak kepergian ayah 6 juni 2011
sesuatu peristiwa yang tak pernah ku sadari, saat aku memberontah menangisi kepergiaanya
aku sangat tak percaya, semudah itukah ia meninggalkan 3 orang anaknya dan seorang istri?
"haha~ ayah bercandanya keterlaluan... masa ayah sampai-sampai memanggil keluarga besar dan tetangga untuk ngerjain aku? ayah mau beri aku hadiah" (hanya itu yang ada dipikiranku saat itu, saat ku lihat sesuatu yang telah tertutup kain batik kecoklatan berbaring diruang tamu)
"ayaaah..!!! ayaaaah!!! aku belum sempat membahagiakanmu.... maafkan aku ayah, maakan aku... semua ini gara-gara aku, pagi tadi..!! ayaaaah maafin aku yah..." (aku berharap ayah tiba'' terbngun dan mengagetkanku "daaaaaR....!!!, iyah ayah maafkan, ini ayah udah belikan kamera yang kamu mau" (sambil memelukku memberi hadiah)
namun.... ternyata itu tak pernah terjadi, ayah benar-benar telah pergi....
2 jam perjalanan kampus ke rumah, yang aku tahu ayah sakit
tapi aku sudah merasa tak enak selama perjalanan, aku menangis seolah sesuatu yang buruk akan terjadi...
peristiwa yang paling menyedihkan dalam hidupkupun terjadi
ku lihat papan whiteboard yang berisikan pengumuman kematian, tertulis nama ayahku
"AKU TIDAK PERCAYA"
kenapa tidak aku saja yang mati Tuhan? kenapa tidak aku... Engkau bisa menghabisi nyawaku dengan kecelakaan saat pergi atau pulang kuliah..! aku anak tak berguna yang hanya menyusahkan orangtua... bukankah orang-orang yang tak berguna harus segera dibuang? buang aku.! jangan kalau ambil ayahku...!!
haaah! percuma, jeritan hatiku ini percuma, takkan menghidupkan ayah lagi, takkan membuat yang telah terjadi kembali lagi...
Rumah ramai, tetanga, keluarga dari ayah, dari ibu... semua bertemu... "yaah~ karena ayah keluarga ayah dan ibu bisa bertemu silaturahmi" :) apakah harus ada kematian baru bisa kumpul seperti ini??
6, 7, 8, 9 juni 2011... ramai dirumah duka
rumah buatan ayah dan ibu
tanggal 7 ayah dimandikan, kapas, cendana, kavan sudah siap menyelimutinya... ia pun dimakamkan, disemayamkan di tempat peristirahatan terakhirnya... (ada satu kejadian yang kurang mengenakkan saat di pemakaman... adik bungsu ayah datang terlambat, terpaksa kavan ayah dibagian muka dibuka kembali (adiknya mau mencium ayahku)...
padahal ibuku sudah melarang, dan bilang agar segera dimakamkan saja tak usah menunggu (tapi ibu mengucapkannya dengan kalimat lain yang lebih halus, tapi aku tau maksud ibu adalah itu, kasian sama ayah) tapi salah satu keluarga menanggap maksud lain "biasalah yang satu itu agak rempong"
bukan itu yg aku takutkan, tapi bagaimana perasaan ayah yang dengan peristiwa itu?? apalagi aku penasaran... apa ad pengaruh kalau kotoran misa air mata atau keringat menempel di kavan ayah??? karena kemarin aku lihat ada bekas keringat dikavan ayah dan aku khawatir lagi keringatnya juga ke wajah ayah... (semoga tidak terjadi apa-apa, karena yang ku inginkan sekarang dan sampai nantipun adalah ayah bahagia...)
tanggal sembilan malam acara yasin untuk 3-7
tradisi keluarga gak ada acara 40'an... karena itu aka mubadzir...
kenapa? kata ibu uangnya buad sedekah ajah kemana kek, buad yang membutuhkan...
buad lebih bermanfaat, "yang penting itu do'a anak-anaknya, pasti sampai"
aku tersenyum mendengar kata-kata ibu
(kalian tau apa yang ada dipikiranku? aku rasa tau)
setelah malam itu berakhir, berakhir pula keramaian dirumah duka, aku belum mau kuliah karena aku masih ingin bersama ayah dirumah (belum sanggup meninggalkan ayah di rumah, karena ayah masih ada). satu persatu keluarga pulang, tinggal aku, ibu, adek, mb'ku, nenek dari ibu, dan kakak sepupuku... dan jum'at hari ini... mb'ku pulang kembali ke Solo...
aku harap mb'ku menetap di Palembang, mencari kerja apapun itu... menemani ibu, adek... karena aku takkan bisa ada full dirumah, ibu pasti kesepian walau ibu kerja dari pagi sampai sore...
wah...!! ibu pasti kecapean... skrg ibu erja lebih keras menggantikan ayah...
mengantar n jemput adek sekolah, semuanya sampai pekerjaan keras... karena "si hebat" telah pergi... :(
aku harus kuliah pagi, pulang sore dan sampainya malam karena jarak kampus dan rumah jauh
aku harus kerja keras agar bisa selesai kuliah, dengan begitu aku bisa membuat ayah dan ibu bangga dengan punya anak kedua yang seorang sarjana, masa' ayah ibunya hebat anaknya gak hebat? berarti peribahasa "buah jatuh tak jauh dari pohonnya" itu salah donk... :D
ayahku hebat, ibuku juga hebat... apalagi anaknya... harus lebih hebat lagi...
:)
semangat..!!! aku semangat..!!! untuk ayah, untuk ibu...!! Rina semangat...!!!
ayah... do'a rina selalu untuk ayah... semoga ayah bahagia di akhirat, mulia diantara orang-orang yang beriman... amin
ibu... do'a rina juga selalu untuk ibu agar ibu selalu sehat, bahagia dunia dan akhirat, plus byk rezeki... :)
amiin...
Ya Allah aku mohon pada-Mu, tempatkan ayah di tempat yang paling mulia disisi-Mu, yaitu diantara orang-orang yang beriman, hapus semua dosanya selama di dunia, berikan ia kebahagiaan diakhirat... tukarkan semua amal ibadahku dengan dosa-dosanya selama ini... aku ingin dia bahagia disana... dan pertemukanlah aku, ayah, ibu, adik, dan mb' di hari akhir, di akhirat... bertemu di sana bersama, bahagia... karena kami yang hidup ini, pasti juga akan kembali kepada-Mu Ya Rabb... Engkau Maha Pencipta, hanya Engkau yang bisa memusnahkan segalanya...
ku menangis dalam kesadaran, tangis sedih... aku terbangun dan semua itu hanyalah mimpi
hingga saat ini aku masih menginginkan ayahku, tapi aku tak boleh meneruskan kesedihan
aku ingin dia bahagia disana
aku tak bisa berbuat apa-apa lagi bersamanya, yang aku bisa hanyalah terus mengirimkan do'a untuknya
dengan bertemu dengan-Nya, aku bisa menitipkan salamku untuknya "ayah"
aku yakin ayah mendengar semua, aku yakin Tuhan menyampaikan semua do'a seorang anak
tak ku sesalkan kematiannya, ku ikhlaskan kepergiaanya... agar dia bahagia
"Tuhan, tempatkan ia ditempat mulia, diantara orang-orang beriman" amin
semenjak kepergian ayah 6 juni 2011
sesuatu peristiwa yang tak pernah ku sadari, saat aku memberontah menangisi kepergiaanya
aku sangat tak percaya, semudah itukah ia meninggalkan 3 orang anaknya dan seorang istri?
"haha~ ayah bercandanya keterlaluan... masa ayah sampai-sampai memanggil keluarga besar dan tetangga untuk ngerjain aku? ayah mau beri aku hadiah" (hanya itu yang ada dipikiranku saat itu, saat ku lihat sesuatu yang telah tertutup kain batik kecoklatan berbaring diruang tamu)
"ayaaah..!!! ayaaaah!!! aku belum sempat membahagiakanmu.... maafkan aku ayah, maakan aku... semua ini gara-gara aku, pagi tadi..!! ayaaaah maafin aku yah..." (aku berharap ayah tiba'' terbngun dan mengagetkanku "daaaaaR....!!!, iyah ayah maafkan, ini ayah udah belikan kamera yang kamu mau" (sambil memelukku memberi hadiah)
namun.... ternyata itu tak pernah terjadi, ayah benar-benar telah pergi....
2 jam perjalanan kampus ke rumah, yang aku tahu ayah sakit
tapi aku sudah merasa tak enak selama perjalanan, aku menangis seolah sesuatu yang buruk akan terjadi...
peristiwa yang paling menyedihkan dalam hidupkupun terjadi
ku lihat papan whiteboard yang berisikan pengumuman kematian, tertulis nama ayahku
"AKU TIDAK PERCAYA"
kenapa tidak aku saja yang mati Tuhan? kenapa tidak aku... Engkau bisa menghabisi nyawaku dengan kecelakaan saat pergi atau pulang kuliah..! aku anak tak berguna yang hanya menyusahkan orangtua... bukankah orang-orang yang tak berguna harus segera dibuang? buang aku.! jangan kalau ambil ayahku...!!
haaah! percuma, jeritan hatiku ini percuma, takkan menghidupkan ayah lagi, takkan membuat yang telah terjadi kembali lagi...
Rumah ramai, tetanga, keluarga dari ayah, dari ibu... semua bertemu... "yaah~ karena ayah keluarga ayah dan ibu bisa bertemu silaturahmi" :) apakah harus ada kematian baru bisa kumpul seperti ini??
6, 7, 8, 9 juni 2011... ramai dirumah duka
rumah buatan ayah dan ibu
tanggal 7 ayah dimandikan, kapas, cendana, kavan sudah siap menyelimutinya... ia pun dimakamkan, disemayamkan di tempat peristirahatan terakhirnya... (ada satu kejadian yang kurang mengenakkan saat di pemakaman... adik bungsu ayah datang terlambat, terpaksa kavan ayah dibagian muka dibuka kembali (adiknya mau mencium ayahku)...
padahal ibuku sudah melarang, dan bilang agar segera dimakamkan saja tak usah menunggu (tapi ibu mengucapkannya dengan kalimat lain yang lebih halus, tapi aku tau maksud ibu adalah itu, kasian sama ayah) tapi salah satu keluarga menanggap maksud lain "biasalah yang satu itu agak rempong"
bukan itu yg aku takutkan, tapi bagaimana perasaan ayah yang dengan peristiwa itu?? apalagi aku penasaran... apa ad pengaruh kalau kotoran misa air mata atau keringat menempel di kavan ayah??? karena kemarin aku lihat ada bekas keringat dikavan ayah dan aku khawatir lagi keringatnya juga ke wajah ayah... (semoga tidak terjadi apa-apa, karena yang ku inginkan sekarang dan sampai nantipun adalah ayah bahagia...)
"kutaburkan do'a bersama bunga, ku ikhlaskan kepergianmu dan ku yakinkan padamu aku jadi anak yang baik"
tanggal sembilan malam acara yasin untuk 3-7
tradisi keluarga gak ada acara 40'an... karena itu aka mubadzir...
kenapa? kata ibu uangnya buad sedekah ajah kemana kek, buad yang membutuhkan...
buad lebih bermanfaat, "yang penting itu do'a anak-anaknya, pasti sampai"
aku tersenyum mendengar kata-kata ibu
(kalian tau apa yang ada dipikiranku? aku rasa tau)
setelah malam itu berakhir, berakhir pula keramaian dirumah duka, aku belum mau kuliah karena aku masih ingin bersama ayah dirumah (belum sanggup meninggalkan ayah di rumah, karena ayah masih ada). satu persatu keluarga pulang, tinggal aku, ibu, adek, mb'ku, nenek dari ibu, dan kakak sepupuku... dan jum'at hari ini... mb'ku pulang kembali ke Solo...
aku harap mb'ku menetap di Palembang, mencari kerja apapun itu... menemani ibu, adek... karena aku takkan bisa ada full dirumah, ibu pasti kesepian walau ibu kerja dari pagi sampai sore...
wah...!! ibu pasti kecapean... skrg ibu erja lebih keras menggantikan ayah...
mengantar n jemput adek sekolah, semuanya sampai pekerjaan keras... karena "si hebat" telah pergi... :(
aku harus kuliah pagi, pulang sore dan sampainya malam karena jarak kampus dan rumah jauh
aku harus kerja keras agar bisa selesai kuliah, dengan begitu aku bisa membuat ayah dan ibu bangga dengan punya anak kedua yang seorang sarjana, masa' ayah ibunya hebat anaknya gak hebat? berarti peribahasa "buah jatuh tak jauh dari pohonnya" itu salah donk... :D
ayahku hebat, ibuku juga hebat... apalagi anaknya... harus lebih hebat lagi...
:)
semangat..!!! aku semangat..!!! untuk ayah, untuk ibu...!! Rina semangat...!!!
ayah... do'a rina selalu untuk ayah... semoga ayah bahagia di akhirat, mulia diantara orang-orang yang beriman... amin
ibu... do'a rina juga selalu untuk ibu agar ibu selalu sehat, bahagia dunia dan akhirat, plus byk rezeki... :)
amiin...
Ya Allah aku mohon pada-Mu, tempatkan ayah di tempat yang paling mulia disisi-Mu, yaitu diantara orang-orang yang beriman, hapus semua dosanya selama di dunia, berikan ia kebahagiaan diakhirat... tukarkan semua amal ibadahku dengan dosa-dosanya selama ini... aku ingin dia bahagia disana... dan pertemukanlah aku, ayah, ibu, adik, dan mb' di hari akhir, di akhirat... bertemu di sana bersama, bahagia... karena kami yang hidup ini, pasti juga akan kembali kepada-Mu Ya Rabb... Engkau Maha Pencipta, hanya Engkau yang bisa memusnahkan segalanya...
Categories
My Memories
Senin, 04 Oktober 2010
9 besar seleksi pertama Olimpiade Biologi 2010
subhanallah... walhamdulillah... walailahaillallah...
aku nda nyangka bangedh, pas kemarin kuliah dikejutkan oleh temanku... kabar finalis 9 besar Olimpiade OSNPTN seleksi tahap pertama...
ternyata nama aku ada...
itu temen'' yang liat, pas hari jum'at semua pada disibukkan dengan laporan hasil praktikum fisiologi tumbuhan...
kebetulan aku dari jurusan hendak ke Musholah MIPA mencari teman'' yang pasti'na ada disana... aku butuh data hasil kemarin yang belum aku masukkan ke tabel...
berjalan aku dikoridor Fisika Matematika, berpapasan dengan temanku yang lain...
nyai, enur, emak, sama mb' rini...
nyai lantas dari jauh dah bilang.... "D'O... selamet yeee" (bahasa palembang... ^^)
"dengan santai bercanda aku menjawab, "selamat apo nyai? selamat ulang tahun? masih lamo.... hahai" (artinya : selamaat apaan nyai? selamat ultah ya? masih lama... hahai)
cepat berlalu, hanya saling menyapa... aku melanjutkan langkahku menuju musholah hendak menemui temanku Zika dan RagiL...
beberapa langkah lagi nyampe ke pintu masuk musholah aku udh melihat Meli yang tersenyum khasnya untukku, dan pas bangedh berdiri di depan pintu meli bilang "D'O selamat yeh, kito masuk 9 besar OSNPTI"
(berbarengan Zika bilang "temen aku ini, D'O samo ayiQ") hihi~ seneng tapi masih nda percaya dengan gayaku berbicara haru biru tak menyangka... >,< hiks hiks... tertegun tapi alhamdulillah masih bisa ngomong...
dan ::tesSss~ TesssSss~:: air mata kebahagiaan pun jatuh karena adanya gaya grafitasi bumi... :p
aku masih deg deg'an... tak menyangka,, dari ke-9 finalis, salah satu'na tertulis nama Dian Octarina (namaku)
hihi~ kudu ngadepin tantangan berikut'na... (padahal kmrn ikud cuma buad ngincer baju kaos peserta OSNPTI... hihihi)
suer gak nyangka bangedh... 100 soal cuma kejawab 60 soal...
penasaran, berapa sih skor +4 n -1 yang aku punya... >,<
ouh yah, ini temen'' yang finalis 9 besar OSNPTI... yg diadakan tanggal 27 September 2010 kemarin di aula Pasca Sarjana Universita Sriwijaya Palembang
gak nyangka gak nyangka.... >,<
sebuah kebetuntungan, mungkin saja sebuah kebtulan... cos aku kan orang yang gak pinter dalam akademik...
pemalas bangedH... buad ujian ajah aku nda belajar, apalagi buad OSNPTI kompetisi seperti ini... nda nyentuh buku atau persiapan apapun nda ada...
Allah punya rencana apa yah buad aku??? >,< Allah emg selalu bikin kejutan... O Love Allah... :-*
tapi... walau kabar gembira, hati tetep ajah mendung... (ups,, nda usah curhat tentang mendungnya cuaca saat itu deh... ^_^
oh yah, buad seleksi berikutnya, aku kudu mesti harus mau nda mau... berhadapan dengan temenku sendiri...
aku g berharep... pengennya mundur,,, tapi yah klo aku mundur namanya aku g bersyukur bgt engan pemberian Allah... Allah telah kasi kesempatan untuk aku....
hadapi soal essay dan makalah + ppt... hari kamis tgl 7 kumpul... ampun 7 oktober 2010...
kuliah penting (genetika n bioseL yg kuis)
yah yah yah... aku harus jalani....
tgl 7, aku baru donlot n baca silabus makalah tgl 3 kmrn... hari minggu,,, gmn tuh coba.... >,<
aduh ampuuuuN....
Ya Allah, aku butuh bantuan'Mu seperti biasa...
aku butuh perlindungan dari'Mu seperti biasa...
aku tak bisa hidup tanpa'Mu....
-PooR pRinZa aPpLe-
aku nda nyangka bangedh, pas kemarin kuliah dikejutkan oleh temanku... kabar finalis 9 besar Olimpiade OSNPTN seleksi tahap pertama...
ternyata nama aku ada...
itu temen'' yang liat, pas hari jum'at semua pada disibukkan dengan laporan hasil praktikum fisiologi tumbuhan...
kebetulan aku dari jurusan hendak ke Musholah MIPA mencari teman'' yang pasti'na ada disana... aku butuh data hasil kemarin yang belum aku masukkan ke tabel...
berjalan aku dikoridor Fisika Matematika, berpapasan dengan temanku yang lain...
nyai, enur, emak, sama mb' rini...
nyai lantas dari jauh dah bilang.... "D'O... selamet yeee" (bahasa palembang... ^^)
"dengan santai bercanda aku menjawab, "selamat apo nyai? selamat ulang tahun? masih lamo.... hahai" (artinya : selamaat apaan nyai? selamat ultah ya? masih lama... hahai)
cepat berlalu, hanya saling menyapa... aku melanjutkan langkahku menuju musholah hendak menemui temanku Zika dan RagiL...
beberapa langkah lagi nyampe ke pintu masuk musholah aku udh melihat Meli yang tersenyum khasnya untukku, dan pas bangedh berdiri di depan pintu meli bilang "D'O selamat yeh, kito masuk 9 besar OSNPTI"
(berbarengan Zika bilang "temen aku ini, D'O samo ayiQ") hihi~ seneng tapi masih nda percaya dengan gayaku berbicara haru biru tak menyangka... >,< hiks hiks... tertegun tapi alhamdulillah masih bisa ngomong...
dan ::tesSss~ TesssSss~:: air mata kebahagiaan pun jatuh karena adanya gaya grafitasi bumi... :p
aku masih deg deg'an... tak menyangka,, dari ke-9 finalis, salah satu'na tertulis nama Dian Octarina (namaku)
hihi~ kudu ngadepin tantangan berikut'na... (padahal kmrn ikud cuma buad ngincer baju kaos peserta OSNPTI... hihihi)
suer gak nyangka bangedh... 100 soal cuma kejawab 60 soal...
penasaran, berapa sih skor +4 n -1 yang aku punya... >,<
ouh yah, ini temen'' yang finalis 9 besar OSNPTI... yg diadakan tanggal 27 September 2010 kemarin di aula Pasca Sarjana Universita Sriwijaya Palembang
gak nyangka gak nyangka.... >,<
sebuah kebetuntungan, mungkin saja sebuah kebtulan... cos aku kan orang yang gak pinter dalam akademik...
pemalas bangedH... buad ujian ajah aku nda belajar, apalagi buad OSNPTI kompetisi seperti ini... nda nyentuh buku atau persiapan apapun nda ada...
Allah punya rencana apa yah buad aku??? >,< Allah emg selalu bikin kejutan... O Love Allah... :-*
tapi... walau kabar gembira, hati tetep ajah mendung... (ups,, nda usah curhat tentang mendungnya cuaca saat itu deh... ^_^
oh yah, buad seleksi berikutnya, aku kudu mesti harus mau nda mau... berhadapan dengan temenku sendiri...
aku g berharep... pengennya mundur,,, tapi yah klo aku mundur namanya aku g bersyukur bgt engan pemberian Allah... Allah telah kasi kesempatan untuk aku....
hadapi soal essay dan makalah + ppt... hari kamis tgl 7 kumpul... ampun 7 oktober 2010...
kuliah penting (genetika n bioseL yg kuis)
yah yah yah... aku harus jalani....
tgl 7, aku baru donlot n baca silabus makalah tgl 3 kmrn... hari minggu,,, gmn tuh coba.... >,<
aduh ampuuuuN....
Ya Allah, aku butuh bantuan'Mu seperti biasa...
aku butuh perlindungan dari'Mu seperti biasa...
aku tak bisa hidup tanpa'Mu....
-PooR pRinZa aPpLe-
Categories
My Memories
Langganan:
Postingan (Atom)
